Senin, 25 September 2023

Rangkuman BAB 2



Permasalahan Jaringan Nirkabel dan Identifikasi Jaringan Fiber Optik 


      Memecahkan permasalahan (troubleshooting) adalah kalian yang didapatkan melalui pengalaman dengan cara trial and error. Satu metode untuk memecahkan masalah yaitu dengan mengembangkan suatu proses pemeriksaan terhadap gejala-gejala yang muncul mengidentifikasi masalah,menemukan Akar masalah,mencoba memperbaiki dan memeriksa hasil perbaikan tersebut. satu hal pokok dan mendasar adalah mencatat apa saja yang telah lakukan selama menjalankan metode troubleshooting tersebut. 

A. Permasalahan Jaringan Nirkabel 

  Teknologi jaringan di masa sekarang telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan munculnya berbagai teknologi untuk membantu manusia dalam berkomunikasi. Jika pada era tahun 80-an teknologi jaringan komputer masih mengandalkan pada jaringan kabel di masa sekarang sudah berbasis jaringan nirkabel dan basis kabur sudah ditinggalkan karena keterbatasan yang dimilikinya seperti besarnya biaya yang harus dikeluarkan jika menggunakan teknologi wired Network.


1. Prosedur dan Teknik Pemeriksaan Permasalahan Jaringan Nirkabel 

Permasalahan wireless LAN umumnya terletak pada beberapa lingkup permasalahan diantaranya wireless station (seperti wi-fi pada laptop), Access point, dan server/infrastruktur jaringan.

 a. Mengidentifikasi Masalah Sistem WAN 

     permasalahan yang terjadi pada sistem WAN pada dasarnya cukup banyak, tetapi hanya mencangkup permasalahan pada hardware atau software. Dalam hal ini, komputer yang terhubung jaringan luas ada kalanya mengalami gangguan maupun kerusakan baik dari sisi hardware atau software. 


-Gejala-gejala masalah sistem WAN 

a) Perangkat tidak menyala, meskipun telah dihubungkan dengan catu daya dan sakelar dalam posisi ON.

b) Muncul pesan kesalahan pada saat melakukan ping, misalnya pesan reguest timed out, destination net unreachable, atau general failure.

c) Lampu indikator pada perangkat tidak menyala atau menunjukkan gejala eror, misalnya terus menyala merah pertanda terdapat gangguan.

d) Transfer file lambat sekali atau sering terputus (gagal). Muncul pesan kesalahan "There is an IP address confilict with another system on the network", artinya terdapat kesalahan atau konflik pada IP address yang terhubung dengan jaringan. Dampaknya adalah koneksi kembali. yang ada akan menjadi terputus dan tidak dapat digunakan

-Gangguan masalah sistem WAN 

a) Gangguan Alam

b) Ganguan pada sumber listrik 

c) Ganguan pada Hardware

d) Ganguan pada software

e) Ganguan pada Protokol

f) Ganguan Virus

-Jenis masalah sistem WAN 

a) jaringan wireless terdeteksi

b) interferensi sinyal

c) site survei 

d) status Station

2. Cara Perbaikan Kerusakan atau Permasalahan Pada Jaringan Nirkabel 


 Salah satu cara paling mudah mengatasi kerusakan atau permasalahan pada jaringan nirkabel adalah dengan melakukan konfigurasi protokol TCP/IP. langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 


  Mengaktifkan halaman konfigurasi jaringan komputer. jika menggunakan Windows 7, maka cara masukkan konfigurasi jaringannya dengan mengklik icon jaringan seperti gambar berikut.

Klik Kanan properties pada "Wireless network connection" kemudian pastikan internet Protocol version 4 (TCP/ipv4) ter- ceklis kemudian pilih properties untuk memberikan IP address. 

Perlu diingat Apakah station ini terkoneksi dengan Access Point yang menyediakan layanan DHCP atau nonDHCP. jika access point menyediakan layanan DHCP, maka konfigurasi TCP/IP di station cukup dengan masuk ke properties lalu pilih obtain and IP address automatically. dengan konfigurasi seperti ini, maka station menerima IP add secara otomatis dari radio AP.

Sehingga muncul menu di atasnya kemudian Klik di open network connection dan mencari change adapter setting. jika sudah ketemu klik sehingga muncul window yang menampilkan semua jenis interface jaringan, Misalnya menggunakan LAN ataupun menggunakan wireless LAN. 

3. Prosedur Pengecekan Hasil Perbaikan

    Setelah melakukan perbaikan Setting ulang koneksi pada koneksi jaringan, langkah yang dilakukan selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan hasil perbaikan koneksi jaringan. langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Melakukan pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan

Melakukan pencarian komputer yang ada dalam jaringan terkoneksi dengan baik

Memeriksa konfigurasi IP komputer

Memeriksa koneksi jaringan.

B. Jaringan Fiber Optik 

       Jaringan komputer nirkabel menyediakan semua fungsi yang dimiliki oleh jaringan komputer berkabel, tanpa perlu terhubung secara fisik.Umumnya kabel jaringan fiber optik lebih banyak ditemukan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas soperti perusahaan-perusahaan besar atau instansi terkait yang menuntut adanya struktur jaringan dengan kemampuan yang benar-benar cepat Konfigurasi jaringan komputer nirkabel mulai dari topologi yang sederhana peer-to-peer sampai dengan jaringan yang kompleks menawarkan konektivitas distribusi data dan roaming. Selain menawarkan mobilitas untuk user dalam lingkungan yang dicakup oleh Jaringan juga keberadaan jaringan portable untuk berpindah dengan pengetahuan penggunanya.


1. Fiber Optik 

     Kabel fiber optik identik menjadi salah satu jenis kabel yang dibuat dengan teknologi canggih dengan sebagian besar bahan dasamya terbuat dari serat kaca Kabel jaringan fiber optik adalah suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer Secara umum, karakteristik kabel jaringan fiber optik yaitu bagian dalamnya terdiri dari inti yang terbuat dari serta kaca dengan beberapa lapisan yang memiliki fungsinya sendiri-sendiri Tidak berbeda jauh dengan kabel jaringan lain seperti kabel UTP atau kabel STP pada kabel jaringan fiber optik juga terdapat insulator (disebut coating) yang dirancang dengan beraneka ragam warna. Bagian-bagian dari serat optik antara lain: 

-Inti (core)

-Jaket (cladding)

-Mantel (coating)

-Strengh member dan outer jacket.

2. Prinsip Kerja Fiber Optik 

          Kabel jaringan fiber optik termasuk salah satu pilihan jika jaringan yang ingin dibangun menuntut instalasi yang harus bisa meneladani kebutuhan sebuah gedung dengan beberapa lantai atau bahkan kebutuhan jaringan antar gedung sekalipun. Bahkan kabel fiber optik telah banyak digunakan pada berbagai sistem komunikasi yang dibangun di dalam laut guna menghubungkan berbagai kota di berbagai negara. Dalam penggunaan kabel jaringan fiber optik sebelum digunakan ada cara pembuatan kabel jaringan fiber optik. 

  a. cara pembuatan kabel jaringan fiber optik 

 b. cara kabel fiber optik mentransmisikan data 


3. Teknologi Point To Point Fiber Optik (Metro-E)

          Teknologi Metro ethernet bisa diterjemahkan sebagai salah satu perkembangan dari teknologi ethernet yang dapat menempuh jarak yang luas berskala perkotaan dengan dilengkapi berbagai fitur yang seperti terdapat pada jaringan ethernet lainnya. Metro ethernet merupakan salah satu solusi teknologi untuk High and market (HEM)

Dalam memberikan solusi terintegrasi untuk layanan voice, data, dan video. Metro ethernet Network memiliki karakteristik antara lain sebagai berikut: 

 Dapat mengakomodasi layanan berupa voice, data, high speed internet access dan video.

 Teknologi IP optik berbasis Synchronous Digital Hierarchy atau Ethernet.

 Kecepatan tinggi hingga Gigabit Ethernet/1000Mbps. 

4. Teknologi Point To Multipoint (FTTx)

      Perkembangan zaman menuntut keterbukaan informasi dan tentunya komunikasi menjadi salah satu aspek penting yang menandal majunya suntu peradaban. Dewasa ini masyarakat dimudahkan untuk berkomunikasi bahkan dengan orang di belahan bumi yang lain. Sejak ditemukan telegram, radio, dan Jaringan seluler komunikasi semakin mudah dan cepat Salah satu teknologi yang sedang dikembangkan sebagai media komunikasi adalah teknologi fiber optik Teknologi FTTx identik dengan suatu format penghantaran isyarat optik dari pusat penyedia (provider) ke kawasan user menggunakan serat optik sebagai medium penghantar Kemunculan teknologi ini sebagai akibat dari dorongan keinginan masyarakat (pelanggan) untuk mendapatkan layanan yang dikenal dengan istilah Triple Play Service sebagai layanan terhadap akses internet yang cepat, suara (jaringan telepon PSTN) dan video (TV Kabel) dalam suatu infrastruktur pada unit pelanggan. Beberapa istilah lain dari teknologi FTTx yang sering dimplementasikan

di antaranya: 

Fiber To The Home (FTHH) 

Fiber To The Office (FTTO)

Fiber To The Building (FTTB)

Fiber To The Node (FTTN) 

Perbedaan penyebutan dalam FTTx didasarkan pada penempatan titik konversi


optik (Optikal Network Unit/ONU) pada masing-masing teknologi. Misalnya FTTH dan FTTO menempatkan dan mensetting ONU di dalam rumah atau kantor atau di suatu lokasi yang dekat dengan terminal pelanggan Hal ini berbeda dengan FTTH /FTTO. FTTB menempatkan ONU pada koridor sebuah gedung Sementara itu. pada FTTC ONU ditempatkan di curb dan letaknya jauh dari pelanggan Secara


mendasar FTTx terdiri atas sebagai berikut.


a. FTTP (fiber-to-the-premises)


FTTP adalah koneksi data berbasis kabel serat optik ke tempat pelanggan Istilah ini digunakan untuk menggambarkan koneksi serat optik untuk FTTH dan FTTB


b. FTTH (fiber-to-the-home)


Koneksi data berbasis serat optik yang mencapai rumah pelanggan umumnya dalam bentuk kotak yang dipasang di dinding luar rumah Atau bisa juga masuk ke rumah tempat ONU (unit jaringan optik)/ ONT (terminal jaringan optik) berada Dan Ethernet jaringan serat optik dan point-to-point pasif menggunakan arsitektur FTTH untuk menyediakan tiga layanan sekaligus (telepon akses internet, dan TV berbasis IP) dalam serat optik tunggal


c. FTTB (fiber-to-the-building-business, or -basement)


Optik berbasis serat koneksi data untuk mencapai gedung Dari sana akses ke pelanggan di sebuah ruangan di dalam gedung dilakukan dengan menggunakan media lain berupa ethernet kabel TV kabel atau saluran telepon. 


d. FTTdp (fibre to the distribution point)


Koneksi data berbasis serat optik yang hanya mencapai kotak distrib yang terletak beberapa meter dari rumah pelanggan atau bangunan


e. FTTN/FTTLA (fiber-to-the-node, -neighborhood, or -last-amplifier)


FTTN sering digunakan sebagai langkah pertama dalam pelaksan FTTH (fiber-to-the-home). Koneksi data berbasis serat optik hanya ke distribusi yang umumnya terletak di sisi jalan. Kotak distribusi terletak bebera meter untuk beberapa kilometer dari lokasi pelanggan. Dari sini, data a diteruskan kepada pelanggan yang menggunakan kabel tembaga 


F. FTTC/FTTK (fiber-to-the-curb/kerb, -closet, or -cabinet)


Metode ini mirip dengan FTTN tapi FTTC/FTTK umumnya lebih dekat lokasi pelanggan (umumnya kurang dari tiga ratus meter). Dari sini, data aka didistribusikan ke pelanggan menggunakan kabel Ethernet, kabel listrik, a Wi-Fi Koneksi data berbasis serat optik untuk panel distribusi dalam bent lemari kecil di pinggir jalan. FTTC kadang-kadang juga disebut FTTP (fibe to-the-pole) sehingga sering tumpang tindih dengan fiber-to-the-premises

Senin, 07 Agustus 2023

Rangkuman BAB 1




-WAN
Analisis jaringan berbasis luas (WAN) dan jaringan nirkabel (Wide Area Network) melibatkan pemeriksaan dan evaluasi kinerja, keamanan, dan efisiensi dari kedua jenis jaringan tersebut. Hal ini dilakukan untuk memahami bagaimana jaringan-jaringan tersebut beroperasi, bagaimana data dan informasi ditransfer, dan juga potensi risiko keamanan yang mungkin ada.
Pada jaringan berbasis luas, perhatian diberikan pada koneksi antara lokasi geografis yang terpisah. Penggunaan protokol, kecepatan transfer data, latensi, dan mekanisme keamanan adalah beberapa aspek yang dinilai.
Sementara pada jaringan nirkabel, fokus diberikan pada kualitas sinyal, keamanan enkripsi, pengelolaan jaringan, dan interoperabilitas antar perangkat. Juga, performa jaringan nirkabel dalam lingkungan 
Jaringan WAN (Wide Area Network) adalah jenis jaringan komputer yang mencakup area geografis yang luas, menghubungkan beberapa lokasi yang berjauhan secara fisik, seperti kota, negara, atau bahkan benua yang berbeda. Tujuan utama dari jaringan WAN adalah untuk menyediakan komunikasi data antara lokasi yang terpisah secara efisien.
Cara kerja jaringan WAN melibatkan penggunaan infrastruktur telekomunikasi yang luas, seperti kabel serat optik, saluran satelit, dan jalur komunikasi publik seperti internet. Ini memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar melintasi jarak yang jauh dengan kecepatan tinggi.
Beberapa karakteristik penting dari jaringan WAN meliputi:
1.Topologi yang luas: Jaringan WAN mencakup wilayah geografis yang besar dan dapat mencakup ribuan kilometer.
2. Ketergantungan pada ISP (Internet Service Provider): Jaringan WAN sering kali mengandalkan layanan dari penyedia layanan internet atau penyedia jaringan khusus untuk menyediakan konektivitas.
3. Keamanan: Karena jaringan WAN menghubungkan banyak lokasi, keamanan menjadi faktor kritis untuk melindungi data dan informasi yang dikirim melalui jaringan ini.
4. Latensi: Karena jarak yang jauh, latensi (lama waktu respons) bisa menjadi masalah di jaringan WAN, terutama ketika mengirimkan data melintasi batas negara atau benua.
5. Efisiensi: Pengelolaan lalu lintas jaringan WAN memerlukan perencanaan yang matang untuk memastikan penggunaan sumber daya secara efisien dan menghindari kemacetan lalu lintas.
Contoh aplikasi jaringan WAN termasuk kantor cabang perusahaan yang terhubung ke kantor pusat, kampus universitas dengan beberapa lokasi, atau penyedia layanan yang menyediakan konektivitas global untuk kliennya.

Hierarki Jaringan Berbasis Luas
Hirarki berguna sebagai suatu cara untuk mendesain infrastruktur jaringan yang dapat diandalkan. Model ini menyediakan cara pandang yang bervariasi mengenai sebuah network, sehingga mempermudah kita dalam mendesain dan membangun jaringan yang terskala. Model jaringan hirarki terbagi menjadi
(1) Core layer.
Core layer memberikan struktur transportasi yang optimal dan dapat diandalkan dalam meneruskan traffic pada kecepatan yang sangat tinggi. Peralatan pada core layer jangan diberi beban dalam bentuk proses apapun yang dapat menganggu kecepatan switch paket data dalam kecepatan tinggi, seperti access-list checking, data encryption, address transation. Core layer dikenal sebagai backbone antar jaringan yang saling terkoneksi.
a) Tugas core layer
Tugas core antara lain melakukan desain jaringan dengan keandalan yang tinggi serta melakukan desain untuk kecepatan dan latency yang rendah.
b) Fungsi dari core layer Fungsi dari core layer adalah mengatur traffic (traffic switching) dan mengatur kapasitas serta mengirim traffic dengan cepat dan handal. 
(2) Distribution layer 
Distribution layer terletak di antara access layer dan core layer dan membantu membedakan core jaringan inti dengan jaringan-jaringan yang lain
a) Tujuan distribution layer
Tujuan distribution layer untuk memberikan batasan definisi dalam daftar akses dan filter lainnya untuk menuju kejaringan inti. Maka dari itu, layer ini mendefinisikan aturan-aturan untuk jaringan, seperti routing updates, route summaries, VLAN traffic, dan address aggregation.
b) Fungsi dari distribution layer yaitu routing (dalam satu autonomous system), filtering (dalam satu autonomous system), service handling. mengendalikan konektivitas, serta QOS. c) Tugas dari distribution layer,Tugas distribution layer yaitu routing antar layer atau antar subnet
3) Acces layer
a) Access Layer mensuplai trafik ke jaringan dan melakukan network entry control.
b) Access layer juga dapat melakukan daftar akses yang didesain untuk mencegah pengguna tak sah untuk dapat masuk.
c) layer juga dapat memberi akses situs jarak jauh kepada jaringan melalui teknologi wide-area, seperti framerelay, ISDN, atau leased lines.

Jenis-Jenis Koneksi Jaringan WAN

Jenis-jenis koneksi dalam WAN berbeda dengan jenis koneksi dalam LAN dan didalam LAN dikenal 2 jenis koneksi jaringan yaitu client-server dan peer to peer. Jenis-jenis koneksi dalam WAN adalah sebagai berikut. 

1) Circuit switching
Circuit Switching adalah sebuah jalur komunikasi yang digunakan dengan network dial up seperti PPP dan ISDN yang harus melakukan set up pada koneksi terlebih dahulu sebelum melewatkan data, sama melakukan panggilan telepon. Jenis koneksi ini memiliki kemampuan untuk memberikan koneksi secara terus menerus, namun hanya untuk sementara waktu saja atau selama Anda ingin melakukan komunikasi saja. Tentunya hal ini akan menghemat biaya

2) Leased line

Leased Line disebut juga point-to-point atau dedicated connections (koneksi disediakan khusus untuk pelanggan dimana bandwithnya khusus untuk pelanggan itu saja). Sebuah Leassed Line adalah sebuah jalur komunikasi WAN dari CPE yang telah ditetapkan sebelumnya oleh service provider melalui switch DCE menuju CPE di lokasi remote yang memungkinkan jaringan-jaringan DTE berkomunikasi saat dengan tanpa melalui prosedur setup terlebih dahulu sebelum melakukan transmis data. Jenis koneksi ini memberikan koneksi secara terus menerus setiap saat dan dapat digunakan kapanpun, tentunya dengan biaya yang lebih mahal.

3) Packet swicthing 

Packet Swicthing identik dengan sebuah jalur komunikasi yang berdasarkan pada transmisi data dalam paket-paket yang memungkinkan data dari berbagai alat pada network untuk berbagi kanal komunikas yang sama secara serentak. Keuntungannya kita dapat berbagi bandwith

Lembaga yang menangani WAN di antaranya: 
  •International Telecomunication Union-Telecommunication Standardization Sector (ITU-T)    •Komite Konsultatif untuk Telegraf dan Telepon Internasional (CCITT) 
  •Organisasi Standardisasi Internasional (ISO) 
  •Angkatan Taso Teknik Internasional (IETF) 
  •Asosiasi Industri Elektronik (EIA)

kekurangan dan kelebihan jaringan berbasis luas (WAN)
Jaringan Luas (WAN) memiliki beberapa kelebihan, seperti kemampuan untuk menghubungkan jarak yang sangat jauh, berbagi sumber daya, dan meningkatkan kolaborasi antarlokasi. Namun, ada juga beberapa kekurangan, seperti kecepatan yang lebih lambat dibandingkan jaringan lokal, biaya implementasi yang tinggi, dan potensi kerentanannya terhadap gangguan dan keamanan.

Senin, 24 Juli 2023

Edit Setiawan Official 20220616-103047

EDI SETIAWAN Web Design

About Me

My Name Is Edi Setiawan Im a student Im 16 years old and still in school at the White Lotus Vocational School, Jakarta

EdiSetiawan

images-3

HTML5 Markup

HTML (HyperText Markup Language) adalah blok bangunan paling dasar dari Web. Ini mendefinisikan arti dan struktur konten web. Teknologi lain selain HTML umumnya digunakan untuk menggambarkan tampilan/presentasi halaman web (CSS) atau fungsionalitas/perilaku (JavaScript).

Css-Style

CSS3 Styling

CSS (Cascading Style Sheets) digunakan untuk menata dan menata halaman web — misalnya, untuk mengubah font, warna, ukuran, dan spasi konten Anda, membaginya menjadi beberapa kolom, atau menambahkan animasi dan fitur dekoratif lainnya.

Graphic-Design

Graphic Design

Desain grafis adalah salah satu bentuk seni lukis untuk menciptakan atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu media.

ⓒ Copyright By Edi

contoh tulisan

contoh tulisan

tulis tebal

BIO DATA

NAMA        : EDI SETIAWAN 

JURUSAN   : TKJ (TEKNIK KOMPUTER JARINGAN)

TTL             : 19 April 2007

SEKOLAH  : SMK TERATAI PUTIH JAKARTA



BAB 6 - Konfigurasi dan Perbaikan Konfigurasi Proxy Server

 Konfigurasi dan Perbaikan Konfigurasi Proxy Server Prinsip dan cara kerja proxy server pada dasarnya sangatlah sederhana. User menggunakan ...

tes

Edit Setiawan Official 20220616-103047

EDI SETIAWAN Web Design

About Me

My Name Is Edi Setiawan Im a student Im 16 years old and still in school at the White Lotus Vocational School, Jakarta

EdiSetiawan

images-3

HTML5 Markup

HTML (HyperText Markup Language) adalah blok bangunan paling dasar dari Web. Ini mendefinisikan arti dan struktur konten web. Teknologi lain selain HTML umumnya digunakan untuk menggambarkan tampilan/presentasi halaman web (CSS) atau fungsionalitas/perilaku (JavaScript).

Css-Style

CSS3 Styling

CSS (Cascading Style Sheets) digunakan untuk menata dan menata halaman web — misalnya, untuk mengubah font, warna, ukuran, dan spasi konten Anda, membaginya menjadi beberapa kolom, atau menambahkan animasi dan fitur dekoratif lainnya.

Graphic-Design

Graphic Design

Desain grafis adalah salah satu bentuk seni lukis untuk menciptakan atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu media.

ⓒ Copyright By Edi

contoh tulisan

contoh tulisan

tulis tebal